
PT KERETA Cepat Indonesia Cina (KCIC) mencatat sebanyak 70 ribu tiket Whoosh terjual sepanjang libur panjang akhir pekan Isra Miraj hngga Ahad, 18 Januari 2026.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa memperkirakan jumlah tiket yang terjual bisa menembus sekitar 80 ribu tiket hingga perjalanan terakhir hari ini.
Eva menyatakan hari ini, Ahad, 18 Januari 2026 merupakan salah satu puncak arus balik libur panjang. “Pergerakan arus balik penumpang pada momen libur panjang mulai terjadi pada hari ini,” kata Eva dalam keterangan tertulis, Ahad, 18 Januari 2026.
Adapun penumpang yang memesan tiket pada hari ini didominasi oleh masyarakat yang kembali dari aktivitas liburan dari Bandung menuju Jakarta.
Menurut Eva, tiket keberangkatan Whoosh yang terjual pada hari ini mencapai sekitar 10 ribu tiket. Ia memperkirakan jumlah tersebut masih terus bertambah hingga keberangkatan terakhir.
Selain hari ini, Eva memperkirakan puncak arus balik masih berlangsung hingga Senin pagi, 19 Januari 2026 seiring dengan masyarakat yang baru kembali dan langsung melanjutkan aktivitas kerja.
Sepanjang periode libur panjang ini, Eva melaporkan, sekitar 11 ribu tiket promo telah terjual. Namun Eva menyatakan, Whoosh masih menyediakan tarif promo dari Bandung menuju Jakarta dengan harga mulai dari Rp 200 ribu per tiket.
Ia pun mengimbau agar masyarakat segera melakukan pembelian tiket secara online guna memastikan ketersediaan tempat duduk. Tiket Whoosh dapat dibeli melalui Aplikasi Whoosh, website ticket.kcic.co.id, dan aplikasi mitra Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, dan Traveloka.
KCIC pun memastikan perjalanan Whoosh tetap beroperasi dengan aman dan lancar di tengah cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah wilayah. Hingga Ahad, 18 Januari 2026 KCIC melaporkan seluruh perjalanan Whoosh berjalan sesuai jadwal tanpa adanya gangguan maupun keterlambatan, dengan penerapan standar keselamatan dan pemantauan operasional yang dilakukan secara ketat dan berkelanjutan.
KCIC juga mengimbau penumpang agar memanfaatkan layanan KA feeder dari Stasiun Bandung dan Stasiun Cimahi menuju Stasiun Padalarang. Penggunaan KA feeder diharapkan dapat membantu penumpang menghindari potensi kemacetan di jalan raya. “Kami mengimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan tiba di stasiun lebih awal agar tidak terlambat tiba di stasiun karena kondisi hujan yang berpotensi meningkatkan kepadatan lalu lintas,” kata Eva.
Pilihan Editor: Waspada Beda Arah Saham dan Rupiah
