Gadai BPKB

bfda9d4af92d699a2fb721f5d5203e14

SUN Diburu! Lelang 15 Juli Targetkan Rp 27 Triliun

Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersiap kembali menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa, 15 Juli 2025. Lelang ini menawarkan delapan seri obligasi pemerintah dengan tingkat kupon menarik, dimulai dari 6,5 persen, dan dilelang dengan nominal per unit Rp 1 juta.

Melalui lelang ini, pemerintah menargetkan untuk meraup dana sebesar Rp 27 triliun. Upaya ini merupakan bagian dari strategi Kemenkeu untuk memenuhi sebagian target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Informasi ini disampaikan langsung melalui laman resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan pada Jumat, 11 Juli 2025.

Menariknya, pemerintah memiliki fleksibilitas untuk menetapkan jumlah penjualan kedelapan seri SUN tersebut, baik lebih besar maupun lebih kecil dari target indikatif yang ditentukan. Bahkan, nilai penawaran yang dimenangkan bisa mencapai 150 persen dari target awal Rp 27 triliun, menunjukkan potensi penyerapan dana yang lebih tinggi.

Lelang SUN yang akan datang ini menandai seri ke-13 yang diselenggarakan oleh Kemenkeu sejak awal tahun 2025. Antusiasme investor pada lelang sebelumnya, yang dilaksanakan pada 1 Juli 2025, terbilang sangat tinggi dengan total penawaran masuk mencapai Rp 121,6 triliun. Dari jumlah tersebut, pemerintah berhasil memenangkan penawaran senilai Rp 32 triliun, mencerminkan minat pasar yang kuat terhadap instrumen investasi ini.

Proses lelang SUN kali ini akan dilaksanakan pada Selasa, 15 Juli 2025, dimulai pukul 09.00 WIB dan ditutup tepat pukul 11.00 WIB. Bagi para investor yang tertarik, berikut adalah rincian delapan seri Surat Utang Negara yang akan ditawarkan pada pekan depan:

1. SPN03251015 (New Issuance), jatuh tempo pada 15 Oktober 2025 dengan imbalan diskonto
2. SPN12260702 (Reopening), jatuh tempo pada 2 Juli 2026 dengan imbalan diskonto
3. FR0104 (Reopening) jatuh tempo pada 15 Juli 2030 dengan imbalan 6,5 persen
4. FR0103 (Reopening) jatuh tempo pada 15 Juli 2035, imbalan 6,75 persen
5. FR0106 (Reopening) jatuh tempo pada 15 Agustus 2040, imbalan 7,125 persen
6. FR0107 (Reopening) jatuh tempo pada 15 Agustus 2045, imbalan 7,125 persen
7. FR0102 (Reopening) jatuh tempo pada 15 Juli 2054, imbalan 6,875 persen
8. FR0105 (Reopening) jatuh tempo pada 15 Juli 2064, imbalan 6,875 persen