Gadai BPKB

2f76441e3a2f41ed0fbbb47965ca957d

Sensor ABS Mobil Nyala Setelah Banjir? Ini Penyebab & Solusinya!

Inilah Biang Keladi Sensor ABS Mobil Menyala Habis Terjang BanjirBB1jJvjZ

GridOto.com – Pernahkah Anda mendapati indikator ABS mobil menyala terang di panel instrumen setelah kendaraan kesayangan Anda terjang banjir? Jika ya, Anda perlu segera memberikan perhatian serius, karena ini menandakan adanya gangguan pada sistem pengereman.

Ketika indikator ABS menyala, fungsi vital rem ABS mobil akan terganggu. Ini berarti sistem anti-lock brake yang dirancang untuk mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak tidak akan bekerja. Akibatnya, risiko roda selip atau terkunci akan meningkat drastis, terutama pada kondisi jalan yang licin.

Untuk mencegah masalah serius ini, yang sering menimpa mobil bekas, langkah paling tepat adalah menghindari memaksa terjang banjir. Hal ini disampaikan oleh Eka Irawan, teknisi ahli dari bengkel spesialis Berkah Jaya Abadi yang berlokasi di Ciputat, Tangerang Selatan. “Sistem rem ABS-nya error, jadi tidak bisa bekerja untuk mencegah roda terkunci ketika slip,” ungkap Eka.

AA1rfETl

Penyebab utama dari malfungsi ini bersumber dari pembacaan yang tidak tepat oleh sensor terhadap putaran roda. Meskipun sensor ABS dirancang untuk kedap air karena posisinya di bagian roda yang sering terpapar, Eka menjelaskan bahwa masalah justru timbul akibat kotoran yang menempel.

Air banjir tidak hanya sekadar air; ia seringkali membawa serta lumpur, pasir, dan berbagai partikel kotoran lainnya. Material inilah yang menjadi biang keladi sesungguhnya. Ketika sensor ABS tertutup oleh endapan kotoran tersebut, kemampuannya untuk membaca putaran roda dengan sempurna menjadi terhambat. Informasi yang tidak akurat inilah yang kemudian memicu sistem mendeteksi adanya kerusakan.

AA1qmH1D

Indikasi paling jelas dari masalah ini adalah ketika indikator logo ABS menyala warna kuning di panel instrumen. Jika ini terjadi, Eka menyarankan untuk segera melakukan penanganan. Langkah pertama adalah copot sensor tersebut dari posisinya, lalu bersihkan secara menyeluruh dari segala kotoran yang menempel.

Setelah sensor bersih, tahapan krusial berikutnya adalah melakukan reset atau kalibrasi ulang sensor. Proses ini umumnya dilakukan menggunakan alat diagnostik OBD (On-Board Diagnostics) untuk memastikan sensor dapat kembali bekerja dan membaca data putaran roda dengan akurat. Namun, Eka juga menambahkan sebuah peringatan penting: “Tapi bila sensor sudah berkarat jadinya rusak, harus ganti.” Dalam kasus di mana sensor sudah tidak dapat diselamatkan karena korosi atau kerusakan fisik, penggantian komponen menjadi solusi mutlak untuk mengembalikan fungsi rem ABS mobil Anda.

Hal ini Perlu Diperhatikan Saat Meminang Mobil Bekas Peugeot 207 Hatchback

Copyright Gridoto 2025

Related Article