Gadai BPKB

f6607eca07b9eaf3a905338a0d8545bb

SBR014: Raih Kupon 6,35%! Cara Investasi Mudah, Target 2025

JAKARTA. Penawaran Surat Berharga Negara (SBN) jenis Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR014 telah memperoleh respons positif yang luar biasa dari investor. Hingga saat ini, tercatat hampir Rp 5 triliun dana masyarakat telah terkumpul untuk pemesanan instrumen investasi SBR014. Anda bisa mulai berinvestasi SBR014 dengan modal minimal Rp 1 juta.

Sambutan hangat investor terhadap SBR014 terlihat sejak awal masa penawaran. Data terkini per 27 Juli 2025 pukul 21.00 WIB menunjukkan total penjualan SBR014 telah mencapai angka impresif sekitar Rp 5 triliun. Secara lebih rinci, mengacu pada data mitra distribusi Bareksa, seri tenor 2 tahun (SBR014T2) berhasil menyerap Rp 3,92 triliun, atau setara 39,17% dari kuota nasional sebesar Rp 10 triliun. Sementara itu, seri tenor 4 tahun (SBR014T4) menarik Rp 1,14 triliun, atau 22,87% dari kuota Rp 5 triliun.

Henny Eugenia, General Manager Divisi Wealth Management PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI, menilai penjualan SBR014 menunjukkan tren yang sangat positif. Hal ini didukung oleh karakteristik produk yang menarik dan menguntungkan. “Instrumen ini relatif aman karena dijamin negara, kuponnya kompetitif, dan tersedia fitur early redemption,” ujar Henny kepada Kontan.co.id pada Jumat (18/7). Lebih lanjut, Henny mengungkapkan bahwa pemesanan SBR014 melalui BNI telah mencapai Rp 113 miliar, dengan target penjualan hingga Rp 1 triliun selama masa penawaran.

Sejalan dengan itu, EVP Corporate Communication and Social Responsibility PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Hera F. Haryn, menambahkan bahwa sekitar 70% pemesanan di BCA didominasi oleh tenor 2 tahun. Per 17 Juli 2025, total pemesanan melalui BCA telah menyentuh angka Rp 700 miliar. Daya tarik SBR014 semakin kuat dengan penawaran kupon floating with floor, yang berarti kupon dapat meningkat mengikuti kenaikan BI rate namun tidak akan turun di bawah tingkat awal yang ditetapkan. SBR014T2 menawarkan kupon 6,25% per tahun, sementara SBR014T4 menawarkan 6,35% per tahun. Perlu diingat, masa penawaran SBR014 akan berakhir pada 7 Agustus 2025.

Meskipun demikian, Ni Putu Kurniasari, Chief Investment Officer Bareksa, mengakui bahwa potensi penurunan suku bunga acuan BI bisa menjadi tantangan bagi penjualan SBN. “Preferensi investor bisa bergeser ke aset yang lebih agresif,” kata Putu. Namun, ia tetap optimistis terhadap penawaran SBR014, terutama dengan dominasi minat pada tenor pendek yang menunjukkan preferensi risiko investor yang cenderung konservatif di tengah ketidakpastian pasar.

Cara investasi SBR014

Investasi SBR014 sangat mudah dan hanya memerlukan modal minimal Rp 1 juta. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk berinvestasi pada sukuk ritel SBR014:

  1. Registrasi
    Proses registrasi untuk investasi sukuk ritel SBR014 dapat dilakukan kapan saja, bahkan sebelum masa penawaran SBN Ritel dibuka. Calon investor dapat mendaftarkan diri melalui sistem elektronik yang disediakan oleh Mitra Distribusi (Midis). Dalam proses ini, calon investor akan diminta untuk menginput data diri, nomor SID (Single Investor Identification), nomor Rekening Dana, dan nomor Rekening Surat Berharga. Apabila calon investor belum memiliki nomor SID, Rekening Dana, atau Rekening Surat Berharga, mereka dapat menghubungi Midis untuk bantuan. Single Investor Identification (SID) atau Nomor Tunggal Identitas Pemodal adalah kode unik yang diterbitkan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai lembaga penyimpanan dan penyelesaian.
  2. Pemesanan
    Setelah proses registrasi berhasil, calon investor dapat melanjutkan dengan melakukan pemesanan sukuk ritel SBR014. Sebelum melakukan pemesanan, sangat penting bagi calon investor untuk membaca dan memahami ketentuan yang tertuang dalam Memorandum Informasi. Perlu dicatat, pemesanan hanya dapat dilakukan selama masa penawaran sukuk ritel SBR014 berlangsung.
  3. Pembayaran
    Apabila pemesanan telah berhasil diverifikasi (verified order), calon investor akan menerima kode pembayaran (billing code) untuk pembelian sukuk ritel SBR014. Kode pembayaran ini akan dikirimkan melalui email atau SMS, sesuai dengan kebijakan masing-masing Mitra Distribusi. Kode pembayaran tersebut kemudian digunakan untuk menyetorkan dana investasi melalui Bank Persepsi (baik melalui teller, ATM, internet banking, mobile banking), Kantor Pos, atau Lembaga Persepsi Lainnya dalam batas waktu yang telah ditentukan.
  4. Konfirmasi
    Setelah pembayaran sukses, calon investor akan memperoleh NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) dan notifikasi completed order. Investor juga akan menerima alokasi sukuk ritel SBR014 pada tanggal setelmen/penerbitan. Setelah setelmen selesai, investor dapat meminta Bukti Konfirmasi Kepemilikan sukuk ritel SBR014 kepada Mitra Distribusi mereka.

Mitra distribusi SBR014

Masyarakat yang tertarik untuk berinvestasi pada SBR014 dapat segera melakukan registrasi dengan menghubungi salah satu Mitra Distribusi yang telah ditunjuk dan melayani pemesanan pembelian secara langsung melalui sistem elektronik. Mitra Distribusi tersebut antara lain:

  1. PT Bank Central Asia Tbk
  2. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
  3. PT Bank CIMB Niaga Tbk
  4. PT Bank OCBC NISP Tbk
  5. PT Bank Panin Tbk
  6. PT Bank Danamon Indonesia Tbk
  7. PT Bank Permata Tbk
  8. PT Bank DBS Indonesia
  9. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
  10. PT Bank HSBC Indonesia
  11. PT Bank UOB Indonesia
  12. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  13. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  14. PT Bank Maybank Indonesia Tbk
  15. PT Bank Victoria International Tbk
  16. PT Bank Mega Tbk
  17. Standard Chartered Bank, Indonesia
  18. PT BRI Danareksa Sekuritas
  19. PT Phillip Sekuritas Indonesia
  20. PT BNI Sekuritas
  21. PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
  22. PT Mandiri Sekuritas
  23. PT Bareksa Portal Investasi
  24. PT Nusantara Sejahtera Investama (FUNDtastic+)
  25. PT Bibit Tumbuh Bersama
  26. PT Star Mercato Capitale (Tanamduit)