
KANTOR Otoritas Bandar Udara Wilayah IV melaporkan penurunan jumlah penumpang dalam negeri untuk perjalanan pesawat menuju Bali pada periode Natal dan tahun baru. “Dibandingkan periode yang lalu, mengalami penurunan kurang lebih 5 persen,” kata Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Cecep Kurniawan dalam konferensi pers secara daring melalui YouTube, Senin, 5 Januari 2025.
Cecep mencatat jumlah penumpang lokal yang tercatat melakukan perjalanan ke Bali pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 tercatat sebanyak 523.446 orang. Jumlah itu menciut dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai 553 ribu penumpang dalam negeri.
Sementara itu, Cecep mencatat kenaikan penumpang luar negeri yang menggunakan pesawat untuk bepergian ke Bali. Cecep mengumumkan terjadinya lonjakan jumlah penumpang luar negeri sekitar 3 persen, yakni sebanyak 748.579 orang.
Dengan demikian, total kumulatif jumlah penumpang dalam negeri dan luar negeri dari 18 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026 tercatat sebanyak 1.272.125 orang. Jumlah itu turun 1 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 1.281.474 penumpang.
Adapun puncak penumpang dalam negeri ke Bali menggunakan pesawat terjadi pada 28 Desember 2025. Pada saat itu, Cecep memperkirakan sebanyak 36 ribu penumpang domestik yang bepergian ke Bali menggunakan pesawat.
Sementara itu, puncak penumpang internasional terjadi di pada 2 Januari 2026 dengan pergerakan kurang lebih 46 ribu orang.
Secara kumulatif, jika digabungkan antara domestik dan luar negeri, puncak tertinggi jumlah penumpang terjadi pada 28 Desember 2025. Pada saat itu, total penumpang dalam negeri dan internasional mencapai sebanyak 82 ribu orang. Menurut Cecep, puncak ini tertinggi dibandingkan pada periode tahun lalu yang tidak mencapai 80 ribu orang.
Sementara itu, Cecep mengungkapkan terdapat kenaikan jumlah pesawat yang tiba di Bandara Bali. Dari 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Cecep mencatat jumlah pesawat yang tiba di Bali meningkat 2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Pada periode ini, Cecep mencatat sebanyak 3.844 pesawat tiba di bandar udara Bali.
Kenaikan juga terjadi pada pesawat luar negeri. Ia menyatakan terjadi kenaikan 4 persen dengan jumlah pesawat sebanyak 4.045 unit.
Dengan demikian, Cecep mengatakan terjadi kenaikan 3 persen dari total pesawat dalam negeri dan internasional yang tiba di Bali.
Pilihan Editor: Sengkarut Ekonomi 2026: Antara Mimpi dan Realitas
