Gadai BPKB

8312a4f8f9f0f5822b8eb1a662cf758d

Penerima bantuan pasang baru listrik ditambah jadi 500 ribu

AA1U2n9G

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akan memperluas akses listrik desa dan program Pemasangan Baru Bantuan Listrik (PBPL) menjadi 500 ribu. Bahlil mengatakan penyediaan listrik hingga ke pelosok desa merupakan prioritas utama pemerintah.

Angka ini meningkat dari rencana awal yang berkisar 200 ribu hingga 300 ribu rumah tangga. Menurut dia, capaian sektor energi seperti lifting migas tidak akan berarti jika masih ada masyarakat desa dan kelurahan yang belum menikmati listrik.

“Kalau semua target tercapai, tetapi masih ada desa yang belum berlistrik, saya merasa gagal sebagai menteri,” ujar Bahlil dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR, Kamis, 22 Januari 2026.

Dalam rapat tersebut, ia meminta seluruh pihak untuk merefleksikan kondisi tersebut, mengingat Indonesia telah merdeka delapan dekade namun masih terdapat rumah tangga yang hidup tanpa akses listrik.

Bahlil juga mengungkapkan pengalaman pribadinya yang tumbuh dengan penerangan seadanya. Pengalaman itu menjadi dorongan moral untuk menuntaskan elektrifikasi nasional.

Karena itu, ia menyatakan anggaran Kementerian ESDM akan diarahkan untuk menjangkau masyarakat yang belum teraliri listrik. Ia juga meminta dukungan para anggota Dewan untuk membantu memastikan program tersebut tepat sasaran.

Untuk mendukung peningkatan target tersebut, Kementerian ESDM berencana menyesuaikan anggaran dengan memprioritaskan program listrik desa. “Anggaran akan kita geser dari program lain dan difokuskan untuk pemasangan listrik baru di desa-desa,” ujar Bahlil.

Sebelumnya, Kementerian ESDM menetapkan sasaran elektrifikasi bagi 5.700 desa hingga 2029. Sementara itu, hingga akhir 2025, program BPBL telah menjangkau 205.968 rumah tangga.

Pilihan Editor: Musabab Listrik Hijau Sulit Menjangkau Daerah Terpencil