Gadai BPKB

9949d4dfe74c1a6e9e6ed1028a9c3cfb

Pelni sediakan 800 tiket gratis mudik Lebaran 2026

AA1WlGoB

PT PELNI (Persero) menyediakan 800 tiket gratis dalam masa libur Lebaran 2026. Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda mengatakan tiket ini tersedia untuk penumpang Kapal Motor (KM) Dorolonda dan KM Kelimutu.

“Kami menyambut baik program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 yang kembali digelar tahun ini,” katanya dalam keterangan tertulis pada Jumat, 13 Februari 2026.

Pendaftaran mudik gratis akan dibuka pada 13-28 Februari 2026 atau sampai kuota terpenuhi. Masyarakat diimbau untuk memastikan kelengkapan data dan dokumen saat melakukan pendaftaran agar proses verifikasi dapat berjalan lancar.

Tiket KM Dorolonda tersedia untuk rute Balikpapan menuju Surabaya pada keberangkatan 14 Maret 2026. Kuota yang tersedia sebanyak 400 tiket.

Kemudian pada KM Kelimutu tersedia untuk rute Kumai menuju Semarang pada keberangkatan 15 Maret 2026. Kuota yang tersedia juga sebanyak 400 tiket.

Syarat dan ketentuan yang perlu dilengkapi di antaranya:

1. Calon pemudik harus memiliki kartu identitas berisi Nomor Induk Kependudukan (Kartu Tanda Penduduk untuk dewasa, dan Kartu Keluarga/KIA untuk calon penumpang di bawah 17 tahun).

2. Calon pemudik harus memiliki akun pada aplikasi Pelni Mobile.

3. Calon pemudik hanya diperbolehkan mendaftarkan anggota keluarga dalam 1 Kartu Keluarga.

Calon pemudik harus mengisi formulir melalui masing-masing pranala yang tersedia.

1. Rute Kumai – Semarang

https://bit.ly/MudikGratisPELNIKumaiSemarang

2. Rute Balikpapan – Surabaya

https://bit.ly/MudikGratisPELNIBalikpapan-Surabaya

Untuk informasi selengkapnya dapat mengunjungi situs resmi Pelni di www.pelni.co.id.

Pelni, kata Ditto, berkomitmen terus mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas transportasi bagi masyarakat, khususnya selama momen-momen seperti angkutan Lebaran. “Pelni siap memberikan layanan terbaik agar mudik lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman, nyaman dan penuh harapan bagi seluruh keluarga di Indonesia,” ucap Ditto.

Pilihan Editor: Sinyal Deindustrialisasi dari Rendahnya Pekerja Terdidik