Gadai BPKB

7328844bd77bbcab2d19f56e6c8892cf

Kronologi IHSG anjlok sampai dirut BEI mengundurkan diri

AA1VidLw

DIREKTUR Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyatakan mundur dari jabatannya setelah indeks harga saham gabungan (IHSG) sempat anjlok dua hari beruntun. Pengunduran diri Iman itu disampaikan kepada wartawan di ruangan media gedung BEI, Jakarta, Jumat, 30 Januari 2025.

Iman merasa bertanggung jawab atas gejolak yang terjadi di pasar modal. “Dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ucapnya.

Adapun IHSG pada Jumat pagi dibuka menguat 88,88 poin atau 1,08 persen ke posisi 8.321,08. Iman berharap penguatan dapat berlanjut setelah pengunduran dirinya. “Mudah-mudahan IHSG kita yang dibuka membaik pagi ini, akan terus membaik di hari-hari berikutnya,” ujar Dirut BEI yang menjabat sejak 2022 itu.

Berikut sederet peristiwa yang terjadi di bursa saham Indonesia sampai akhirnya Iman mundur.

1. MSCI Bekukan Rebalancing Saham

Morgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan sementara penyesuaian bobot (rebalancing) saham unggulan Indonesia dalam indeks mereka, pada Selasa malam, 27 Januari 2026. MSCI mengatakan bahwa pembekuan ini disebabkan oleh kekhawatiran investor terhadap transparansi struktur kepemilikan saham Indonesia.

MSCI memberi batas perbaikan sampai Mei 2026, jika tidak ada kemajuan signifikan dalam transparansi, MSCI bakal meninjau kembali status aksesibilitas pasar Indonesia. Akibatnya, Indeks Indonesia berisiko dapat turun level dari Emerging Market ke Frontier Market.

2. Trading halt IHSG

Selang sehari setelah pengumuman MSCI, IHSG rontok. Anjloknya perdagangan memicu pembekuan perdagangan sementara (trading halt) pada Rabu siang, 28 Januari 2026. Trading halt IHSG terjadi dua hari beruntun. Pembekuan kembali dilakukan pada Kamis, 29 Januari 2026 pukul 09.26 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) karena IHSG kembali anjlok signifikan.

Sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan anjloknya pasar sebagai reaksi kaget (shock) investor. Gejolak ini dipicu oleh kekhawatiran pasar atas kemungkinan status bursa Indonesia turun kasta menjadi frontier market pasca-pengumuman MSCI.

3. OJK dan BEI Umumkan Reformasi Pasar Modal

Setelah IHSG anjlok selama dua hari, Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia mengumumkan respons regulator atas pengumuman MSCI. Sederet langkah yang dilakukan di antaranya, regulator akan menerbitkan aturan free float minimal 15 persen. Dalam aturan yang berlaku saat ini, minimal free float atau saham yang diperdagangkan ke publik adalah 7,5 persen.

Selain itu, OJK dan regulator akan membuka data Ultimate Beneficial Owner (UBO) atau pemilik sebenarnya dari saham-saham likuiditas dan kapitalisasi pasar besar (IDX100) ke MSCI sebagai bentuk tranparansi.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan OJK dan BEI telah menyampaikan proposal penyesuaian kepada MSCI, yang menyatakan siap untuk mempublikasikan data kepemilikan saham untuk kategori corporate and others di bawah lima persen.

Setelah sederet langkah perbaikan tersebut, IHSG dibuka membaik pada pagi ini Jumat, 30 Januari 2026. Namun pada hari ini juga Iman Rachman menyatakan pengunduran dirinya dari Direktur Bursa Efek Indonesia.

Anastasaya Lavenia berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan Editor: Setelah MSCI Menemukan Saham Gorengan di Bursa Indonesia