
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung mengoperasikan empat rangkaian kereta generasi terbaru atau Stainless Steel New Generation pada sejumlah perjalanan kereta api yang beroperasi dari Stasiun Bandung.
“Penggunaan rangkaian Stainless Steel New Generation ini merupakan bentuk nyata peningkatan layanan kepada pelanggan. KAI terus berinovasi untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih modern dan nyaman bagi pelanggan,” kata Manager Humasda PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung Kuswardojo, dalam siaran pers pada Senin, 1 Desember 2025.
Kereta Stainless Steel New Generation tersebut dioperasikan untuk empat kereta yang berangkat dari wilayah PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung. Empat kereta tersebut adalah KA Argo Wilis relasi Bandung –Surabaya Gubeng; KA Turangga relasi Bandung–Surabaya Gubeng; KA Parahyangan (139) relasi Bandung–Gambir; serta KA Parahyangan Fakultatif (141F) relasi Bandung–Gambir.
Kendati menggunakan rangkaian baru, jumlah tempat duduk masih sama yakni 50 kursi untuk gerbong kereta Kelas Eksekutif. Tidak ada perubahan jadwal keberangkatan maupun waktu tempuh perjalanan.
Rangkaian kereta Stainless Steel New Generation diklaim lebih nyaman. Sejumlah fasilitas yang tersedia dalam rangkaian kereta itu di antaranya adalah desain interior lebih mewah, pintu otomatis antar gerbong untuk keamanan dan kemudahan akses, memiliki port USB charger pada tiap kursi penumpang untuk kemudahan penggunaan perangkat elektronik, serta fasilitas tambahan di toilet berupa foot washer dan baby desk chair untuk memberikan kemudahan penumpang yang bepergian dengan anak-anak.
“KAI Daop 2 Bandung berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Dengan hadirnya rangkaian SSNG ini, kami ingin pelanggan merasakan peningkatan kualitas tidak hanya dari sisi fasilitas, tetapi juga dari pengalaman perjalanan secara keseluruhan,” kata Kuswardojo.
Pilihan Editor: Ambisi Besar Kereta Kilat Padjadjaran Dedi Mulyadi
