Gadai BPKB

998421505be0f33066faf1ba14260ee2

Garuda Indonesia tawarkan diskon tiket rute interline

AA1NIgWf

MASKAPAI Garuda Indonesia dan anak usahanya, Sabre Travel Network Indonesia, menghadiarkan program Interline Joint Promo Festival 2026 yang bertepatan dengan periode long weekend Isra Mi’raj 2026. Melalui promo ini, pembeli bisa mendapatkan harga khusus untuk destinasi mancanegara seperti Osaka, Busan, hingga Barcelona.

“Melihat proyeksi pertumbuhan penumpang internasional yang tumbuh positif pada momentum long weekend, program ini kami harapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan penerbangan internasional untuk semakin mendekatkan ke destinasi yang ingin dieksplor dengan harga yang semakin kompetitif,” ucap Group Head Commercial Sabre Travel Network Indonesia, Ardika, dalam siaran pers pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Promo ini berlaku untuk periode pemesanan mulai 16-20 Januari 2026 dan untuk periode penerbangan hingga 31 Juli 2026.

Adapun dalam mengoperasikan seluruh penerbangan tersebut, Garuda Indonesia akan berkolaborasi bersama berbagai maskapai mitra, seperti Japan Airlines, Korean Air, Qatar Airways, Emirates, All Nippon Airways, KLM, Singapore Airlines, Etihad Airways, Turkish Airlines, dan Air New Zealand.

Berikut adalah beberapa rute internasional yang ditawarkan:

Jakarta – Osaka pulang pergi mulai dari Rp7,2 jutaan

Jakarta – Busan pulang pergi mulai dari Rp 8,2 jutaan

Jakarta – Mumbai pulang pergi mulai dari Rp 8,3 jutaan

Jakarta – Auckland pulang pergi mulai dari Rp 10,4 jutaan

Jakarta – Sapporo pulang pergi mulai dari Rp 10,7 jutaan

Jakarta – Barcelona pulang pergi mulai dari Rp 14,4 jutaan

Pengguna jasa yang menjadi Top 3 Spender juga berkesempatan mendapatkan reward Travel Voucher Garuda Indonesia hingga mencapai Rp 2 juta. Dalam menggelar program ini, Garuda Indonesia dan Sabre berkolaborasi bersama seluruh IATA Travel Agent baik online maupun konvensional seperti Traveloka, Tiket.com, Dwidaya, Bayu Buana, Panorama JTB, dan berbagai travel agent lainnya.

Pilihan Editor: Beban Baru Bulog Akibat Kebijakan Beras Satu Harga