Gadai BPKB

99e55cfaf73094b223198b43eba08f12

ESDM Sudah Salurkan Rp 4,3 Triliun untuk Program Listrik Desa

AA1QcpmD

KEMENTERIAM Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah menyalurkan anggaran sebesar Rp 4,35 triliun untuk program listrik desa dan penyambungan listrik gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui penugasan kepada PLN. Hal ini disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR di Jakarta, Selasa, 11 November 2025.

“Karena waktu pelaksanaan yang relatif pendek dan PLN memiliki infrastruktur paling siap, maka penugasan pembangunan listrik desa dan sambungan listrik gratis ini kami berikan kepada PLN,” ujar Bahlil.

Bahlil menjelaskan anggaran tersebut merupakan bagian dari tambahan anggaran ESDM sebesar Rp 6,28 triliun yang diterima pada Agustus 2025. Anggara tambahan itu untuk membiayai sejumlah program strategis, seperti pembangunan jaringan pipa gas, bantuan pemasangan listrik rumah tangga (BPBL), serta pengembangan jaringan gas rumah tangga.

Dari total tambahan anggaran itu, Rp 4,35 triliun atau sekitar 30 persen dari keseluruhan anggaran ESDM tahun berjalan dialokasikan untuk memperluas akses listrik ke desa-desa.

Bahlil menyampaikan bahwa anggaran ESDM terbagi dalam dua tahap, yakni APBN Induk dan anggaran tambahan. Dalam APBN Induk, pagu awal sebesar Rp 8,3 triliun terkena efisiensi sehingga menjadi Rp 7,84 triliun. Hingga November 2025, realisasi anggarannya telah mencapai 65 persen dan diproyeksikan mencapai 94 persen hingga akhir tahun.

Sementara untuk anggaran tambahan yang baru diterima pada akhir Agustus, proses tender baru dapat dilakukan pada September–Oktober, sehingga realisasi anggaran baru mencapai sekitar 2,48 persen pada November. Meski begitu, Bahlil menargetkan penyerapan akan meningkat signifikan pada November dan Desember.

“Insya Allah penyerapan, termasuk Rp4,3 triliun untuk PLN, selesai di akhir tahun,” ujarnya.

Pilihan Editor: Cara Pemerintah Menangani Beras Turun Mutu