Gadai BPKB

4d720fc9aaaa2e45dfb7df117d7c941d

Dampak penghentian insentif mobil listrik ke IIMS 2026

AA1V7Mm5

PENYELENGGARA pameran PT Dyandra Promosindo yakin penghentian insentif kendaraan listrik tidak berpengaruh signifikan terhadap penjualan mobil di pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

“Tidak terlalu berpengaruh karena harganya memang sudah cukup affordable,” kata Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung, di Jakarta pada Selasa, 27 Januari 2025.

Pameran otomotif IIMS 2026 akan digelar di JIExpo Kemayoran pada 5–15 Februari 2026. Dyandra Promosindo menargetkan nilai transaksi selama 10 hari perhelatan bisa mencapai minimal Rp 8 triliun.

Sementara itu, Dyandra Promosindo menargetkan jumlah pengunjung yang datang di IIMS 2026 mencapai 570 ribu orang. Baik nilai transaksi maupun jumlah kunjungan sama seperti capaian IIMS 2025.

Daswar mengatakan penjualan produk otomotif dalam pameran itu utamanya mobil. Ia memperkirakan porsi penjualan mobil mencapai 80 persen terhadap total penjualan.

Besarnya transaksi penjualan mobil di IIMS juga dipengaruhi karena jumlah merek mobil lebih mendominasi pameran itu. Hingga saat ini, terdapat 35 merek mobil dan 26 merek motor yang akan berpartisipasi di IIMS 2026.

Berdasarkan jenis mesin, Daswar mengatakan penjualan mobil masih dikuasai jenis yang menggunakan bahan bakar bensin. Meski begitu, ia mengatakan penjualan mobil listrik mengalami tren kenaikan.

Soal penjualan mobil listrik, Daswar meyakini kinerjanya tidak terlalu terpengaruh oleh penyetopan insentif kendaraan listrik. Sebab menurut dia harga mobil listrik relatif tidak terlalu mahal dan jenisnya beragam.

Ia mengatakan harga mobil listrik berada di rentang sekitar Rp 200 juga hingga Rp 1 miliar. “Kita masih optimis saja. Walaupun kita masih berharap, industri masih berharap pemerintah masih memberikan insentif,” kata dia.

Menurut Daswar, pemerintah masih berpeluang memberikan insentif kendaraan listrik pada tahun ini. Namun jika tidak dilanjutkan, pengusaha tetap melanjutkan bisnisnya. “Itu hanya adjustment saja dari sebuah harga.”

Soal perhelatan IIMS 2026, Daswar mengungkapkan sejumlah merek kendaraan akan melakukan peluncuran perdana secara nasional bahkan global dari produk otomotif mereka. Hal ini diyakini Daswar dapat mendorong antusiasme masyarakat untuk berkunjung hingga membeli produk.

Daswar mengatakan beberapa merek yang baru bergabung di IIMS 2026 adalah iCAR, XPENG, Chang’an, dan Maxus.

Di IIMS 2026, Dyandra Promosindo menyediakan hiburan berupa program otomotif berupa go-kart listrik hingga penampilan penyanyi. Selain itu ada hiburan berbasis olahraga yakni kompetisi padel yang akan dilaksanakan pada 6–8 Februari 2026 dengan hadiah berupa mobil, motor, dan uang tunai.

IIMS 2026 jua menyediakan pertunjukan menarik beban berupa mobil yang akan dilakukan seorang mantan binaragawan dan konten kreator bernama Adi Strongman yang dijuluki manusia terkuat di Indonesia.

Untuk mencapai target transaksi Rp 8 triliun itu, Daswar mengatakan fokus dari Dyandra selaku penyelenggara IIMS 2026 adalah menjaring konsumen yang tidak hanya ingin berkunjung tetapi juga membeli produk. “Jadi bukan untuk window shopping, tapi merupakan the real buyers IIMS,” kata dia.

Daswar pun berharap keberhasilan IIMS 2026 yang dilaksanakan pada awal tahun bisa menggairahkan kinerja penjualan kendaraan pada tahun ini. “Itu harapan kita semua sehingga industri juga bisa menikmati hasil penjualan ini,” tuturnya.

Terlebih, kata Daswar, momentum penjualan awal tahun sebelum Lebaran menjadi pengukur penjualan di akhir tahun.

Pilihan Editor: Mobil Listrik i2C: Kembalinya Mimpi Punya Mobil Nasional