14 perjalanan kereta api di KAI Yogya terhenti akibat gempa

SEBANYAK 14 perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api (Persero) atau KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta sempat terganggu pada Jumat dini hari, 6 Februari 2026 akibat guncangan gempa bumi yang terjadi pukul 01.06 WIB.

Akibat gempa itu tercatat sebanyak 14 rangkaian kereta api terpaksa melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di jalur untuk memberikan waktu bagi tim teknis melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap prasarana rel dan jembatan.

“Kereta berhenti luar biasa untuk menjamin keselamatan penumpang,” kata Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, Jumat.

Ia menjelaskan langkah penghentian operasional sementara ini merupakan protokol wajib yang harus dijalankan setiap kali terjadi aktivitas seismik.

Menurutnya, keselamatan pelanggan adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar, sehingga seluruh rangkaian KA harus menunggu lampu hijau dari tim pemeriksa di lapangan.

“Pemeriksaan prasarana dan sarana pasca gempa merupakan prosedur yang wajib dilakukan oleh KAI untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan para penumpang yang terdampak,” kata Feni.

Ia menambahkan, kereta api yang terdampak penghentian ini mencakup berbagai jenis layanan. Mulai dari kereta penumpang hingga angkutan logistik. Kereta Api (KA) 246B Majapahit tercatat mengalami durasi henti paling lama, yakni 49 menit, disusul oleh KA 252B Jayakarta yang berhenti selama 48 menit, serta KA 36 Gajayana dan KA 104 Bogowonto yang masing-masing tertahan selama 47 menit.

Beberapa rangkaian lain yang juga harus berhenti demi faktor keamanan adalah KA 2601 Mawalo Tanker (46 menit), KA 80B Lodaya (45 menit), serta tiga kereta yang kompak berhenti selama 42 menit, yaitu KA 68 Malabar, KA 169B Malioboro Ekspres, dan KA 2771 Bungtalun Service.

Selain itu, perjalanan KA 305 Parcel Selatan tertunda 41 menit, KA 7001 Gajayana Tambahan 40 menit, KA 87B Sancaka 39 menit, KA 301 Parcel Tengah 35 menit, dan yang paling singkat adalah KA 255B Jaka Tingkir dengan durasi 29 menit.

Setelah tim lapangan menyisir kondisi jembatan, jalur rel, dan rangkaian kereta secara detail, seluruh lintasan akhirnya dinyatakan aman dan layak dilalui.

Tepat pada pukul 02.04 WIB, ke-14 kereta api tersebut diizinkan melanjutkan kembali perjalanannya menuju stasiun tujuan masing-masing.

Pilihan Editor: Rating Turun, Pertumbuhan Ekonomi di Bawah Target

Published by
admin