
MAHINDRA & Mahindra Ltd. mengumumkan ekspor 35 ribu unit mobil pickup atau pikap untuk PT Agrinas Pangan Nusantara pada tahun ini. Chief Executive Officer Automotive Division Mahindra & Mahindra Ltd. Nalinikanth Gollagunta mengatakan pengiriman ini sebagai wujud kemitraan yang mendukung tulang punggung logistik yang andal dalam menghubungkan petani ke pasar secara efisien.
Mobil impor asal India ini untuk mendukung operasional Koperasi Merah Putih yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. “Pikap kami dirancang untuk bekerja dalam kondisi sulit sambil menjaga biaya operasional seminimal mungkin,” katanya, dikutip dari siaran pers di situs web Mahindra pada Rabu, 4 Februari 2026.
Gollagunta mengatakan jumlah mobil yang akan diekspor tersebut secara signifikan meningkatkan operasional Mahindra di pasar internasional, serta menambah volume ekspor yang telah dicapai pada 2025. Kolaborasi dengan Agrinas Pangan dianggap mencerminkan komitmen untuk mendukung prioritas nasional.
Dalam situs web Mahindra, Scorpio diproduksi di Kota Nashik, India, dan telah diakui secara global karena daya tahan, kapasitas muatan, dan biaya operasional rendah. Dengan klaim tersebut, kendaraan ini dianggap sesuai untuk memenuhi kebutuhan logistik melalui jalan pedesaan yang kasar hingga jalur pertanian.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota membenarkan adanya pengadaan pikap tersebut untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Saat dihubungi Selasa siang ini, dia memastikan sudah ada unit mobil utuh yang sampai di Indonesia, namun tidak dirincikan jumlahnya.
Agrinas merupakan badan usaha yang ditunjuk pemerintah untuk membangun Koperasi Merah Putih. Pemerintah berencana membangun sekitar 80 ribu koperasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Koperasi Merah Putih ditargetkan terbangun 30 ribu unit hingga pertengahan 2026.
Pilihan Editor: Bagaimana Koperasi Merah Putih Menggarap ‘Gentengisasi’