
KEMENTERIAN Ketenagakerjaan menyatakan ada lebih dari 62 ribu peserta dinyatakan lolos dalam program magang nasional batch kedua. Proses seleksi batch kedua telah diselenggarakan pada 24 Oktober hingga 11 November 2025
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan ada 62.754 peserta yang dinyatakan lolos.
“Kemudian dari jumlah tersebut setelah kami lakukan verifikasi tercatat 62.128 peserta program magang yang hari ini secara online maupun offline mengikuti acara kick off pembukaan program magang,” ucap Anwar dalam sambuktannya di kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Rabu, 26 November 2025.
Kemnaker mencatat terdapat 4.669 perusahaan yang terdaftar sebagai mitra penyelenggara dalam program magang ini, dengan kuota calon peserta mencapai lebih dari 42 ribu.
Selain dari perusahaan, penyelenggara magang juga berasal dari instusi pemerintahan baik itu kementerian/lembaga (K/L) maupun non-K/L. Sementara itu, total pendaftar program magang batch kedua mencapai 188 ribu peserta.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menambahkan, total peserta magang batch pertama dan kedua telah mencapai 80 ribu orang. Pemerintah menargetkan 100 ribu peserta magang yang ikut dalam program ini selama satu tahun ke depan. Yassierli juga menyebut pendaftaran batch ketiga sudah dibuka.
“Sekarang sudah mulai tahapan perusahaan untuk mengunggah dan mengusulkan lowongan di tempat institusinya masing-masing,” kata dia kepada wartawan.
Program magang nasional siap kerja merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi 8+4+5 yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini dikhususkan bagi lulusan perguruan tinggi yang sudah lulus lebih dari satu tahun.
Pemerintah juga telah mengalokasikan anggaran untuk membayar uang saku kepada peserta yang setara dengan upah minimum kabupaten-kota. Adapun pelaksanaan magang berlangsung selama 6 bulan.
Pilihan Editor: Beda Purbaya dan Sri Mulyani dalam Mengelola Defisit APBN